pengunjung online

Jumat, 08 Agustus 2014

CERITA KELANA

senja dipagi hari,
Kau lukis warna kias pelangi,
Hadiah hijau indah permadani,
Pegunungan indah berseri...

Sering kutawarkan perawan tuk menarik hati,
Tapi tiada pula yang membeli,
Ku tawarkan sekedar hati,
Yang penuh kasih suci,..

Ku buatkan kau segala,
Ku usahakan juga agar percaya,
Tak cuma satu-satu sahaja,
Tapi mereka hendak kemana....

Selangkah mundur,
Satu juga mundur,
Semua ikut membaur,
Hingga aku sendiri terlanjur...

Kuikuti jalan sepi sendiri,
Sembari ku teguk penawar hati,
Payung tegar enggan kutemui,
Sebab aku bukan pemikat janji,..

Sampailah disini,
Ketika ku temukan biduan sunyi,
Bersembunyi dibalik nokia ini,
Dia bermaksud menarik simpati,
Pada setiap sudut hati diri...

Dia anggap ku menarik,
Aku pun ikut tertarik,
Lekas aku jadi simpatik,
Bunga pujaan kan kupetik...

Pagi ku sapa,
Siang kau rasa,
Malam kita jaga,
Tiap detik adalah romansa.....

Kasih, kau satu-satunya yang menakjubkanku. Walau kau tiada didepan muka ku, tapi tawa candamu yang membuatku rindu. Usai sudah perjalanan cintaku, tiada lagi selain dirimu. Bilapun engkau bukan milikku. Mungkin hingga mati aku tak lagi merindu....
Sent from BlackBerry® on 3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar