pengunjung online

Senin, 10 September 2012

DIKALA SENJA TIBA

Sabtu hari dikala senja,
pelabuhan hati yang telah tiba,
merumpunkan segala nyata,
mengharap sebuah rasa,

hingga terbersit kenangan berharga,
harga mati dari yang ada,

telah sudah,
jalanan basah,
karena sumpah,
serapah...

aku dan kamu,
kamu dan hidupku,
menyatu mengalun rindu,
di dalam perahu....

harapan...

harapan nyata,
berharga di esok senja,
karena hidup adalah segalanya,
hidup yang apa adanya....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar