mungkin ku kan merindukan angin malam hari,
kan ku rindui jalanan sepi pengantar lelap tidurku,
setelah ku jajaki keceriaan saat bertemu,
sesosok indah jelita dalam hatiku,
kan jadikan dia pelita di kegelapan,
kan jadi harapan di tanah gersang,
imbuhan pelengkap dalam sebuah kalimat,
melodi pemanis sebuah ritme distorsi,
dia bagai hadiah dalam karunia Nya,
yang selalu mengantarku di lelap istirahatku..
namun kini dia pergi,
bersama seseorang yang membahagiakannya kini,
sungguh membahagiakan,
bahagialah kasih,
bahagialah cinta,
aku kan duduk manis tersenyum dalam airmata...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar