pengunjung online

Minggu, 22 November 2015

LANGKAHKU

Ini sebuah kesalahan
Awalnya aku tak mengerti apa kehendak tuhan
Bersikeras aku ingin sebuah jawaban
Namun lambat laun
Semua terasa benar
Aku temukan satu ketenangan
Dimana aku bisa melanjutkan perjalanan

Benar bahwa tak perlu
Dan tak usah jadi harapan
Tak pantas dikenang kan
Aku tlah melewati segala kesempatan

Demi seseorang yang tidak pantas diperjuangkan
Tapi Engkau Yang Maha Adil, Tuhan
Engkau hindarkan aku dari kesalahan fatal,
Demi sebuah kebahagiaan yang selama ini aku lewatkan
Sebuah harga yang teramat begitu mahal,

Aku tak perlu lagi menunggu
Tuhan berikan jalan untuk ku
Agar ku akhiri segala keraguan ku
Tuhan titipkan dirimu
Mengizinkanku
Meminang dirimu

Kasih,
Bantu aku tuk memulai hidup baru
Tak perlu ada yang tahu
Biar mereka lelah melihatmu dalam diriku

Terima kasih tuhan,
Perjalanan ini indah
Izinkan aku dan dia melangkah
Membuang segala yang pernah patah
Melepas semua hal yang membuat lelah
Dalam sebuah rumah
Atikad ku untuk menikah

-H-
-121316-

Kamis, 19 November 2015

Indahnya kita
Saat waktu antara kau dan aku
Saat antara aku dan kau
Tiada yang tahu

Kembali pada masa indah buku tulis
Mengejar hal hal terkesan romantis
Seiring waktu membawa senyummu yang manis
Saat kupeluk mesra lagi waktu kau menangis

Kurasa inilah waktu kita lagi
Biar kita saja yang tahu
Tujuanku hanya satu
Membangun keliarga denganmu..

Minggu, 15 November 2015

TERGANTI

Terlupa
Bukan melupakan
Terluka
Bukan melukakan

Bersyukur
Bila bisa terus memberi
Tanpa harus selalu menerima timbal balik
Yang dilakukan cukuplah berserah
Berusaha sebaik mungkin
Tanpa ada niatan untuk meragukan

Kutinggalkan masa kelam
Pada satu hasrat yang tenggelam
Terkuburnya nadi dan perasaan
Yang tertinggal hanyalah sebuah kenangan

Tuhan datang dengan seribu impian
Bila merelakan yang setengah jalan
Indah bila banyak hal yang tak dipaksakan
Agar kelak takkan ada lagi penyesalan...

Jumat, 13 November 2015

Senyuman

Sebuah senyum
Saat dalam susah dalam dalam gelisah
Dalam tangis dan amarah
Kecewa dan terluka Parah
Inilah hadiah usahamu kawan
Semua yang kau beri
Tak lantas dapat penghargaan
Tak seperti yang kau inginkan
Berbuat baik tak selalu dapat balasan
Bila harapan mu hanya sebatas keinginan
Biarkan rasa sayang itu ada
Bilapun tak berbalas dari nya
Tuhan membalasmu dengan kasih Nya
Hidupkan lagi cinta mu
Ungkap dengan lantang
Pada yang tulus bersama mu
Ada kalanya cintamu tak berharga
Ada kalanya perjuanganmu sia-sia
Itu hanya bagian hidupmu
Yang harus di buang jauh
Tuhan ingin usahamu tak berujung sia-sia
Tuhan tahu yang mana yang pantas untukmu
Yang perlu dilakukan mu
Hanyalah berusaha
Sampai kau dapat pelajaran
Mana yang baik dan bukan..

Selasa, 10 November 2015

aku rindu

hai, blogger..
sudah lama aku tak berkunjung
menukas cerita dalam bait kata
menuai banyak peristiwa yang ada didada

maafkan aku melupakanmu
maafkan caraku yang seperti itu
aku hanya mencari serpihan jiwaku
yang tercecer di jalanan itu

syukur
sekarang mungkin telah berbeda
ada hal berubah begitu saja
tapi itu tak semua

aku punya caraku
agar aku pulih untuk mengejar lagi jati diriku
terlepas dari belenggu
membasuh luka dan rasa malu

aku hadir dalam setiap mimpi burukmu
engkau hadir dalam setiap mimpi indahku
hanya angan yang membawamu padaku
hanya satu baris kata yang perlu kau tahu

aku rindu...

Minggu, 11 Oktober 2015

FACEBOOK, terima kasih..

Hai, Facebook..
Walau aku sering menautkan cerita2 ku dari media lain,
Tapi aku tak pernah menyapamu,
Lain hari,
Engkau lah yang banyak membantu,
Mengurangi kesepianku,
Sampai aku menemukan cinta yang berawal dari mu Facebook,
Namun semua tlah berubah Facebook,
Sekarang yang kurasa,
Sama halnya seperti dahulu,
Sama ketika aku harus menemukan lagi pengganti baru..

Mungkin kali ini aku harus berterima kasih padamu Facebook,
Karna selama ini berkat mu lah,
Aku temukan segala keindahan itu,
Walau harus sering berakhir sendu,
Tapi engkau adalah penghubung kebahagiaanku..

Facebook,
Kini aku beranjak lagi,
Entah untuk kesekian kali,
Mungkin nanti aku kan kembali,
Bercerita tentang suatu hal disini,

Terima kasih Facebook,
Segalanya indah dibuatmu,
Mungkin sekarang aku punya sosmed baru,
Tapi tak sehebat dirimu,

FACEBOOK...

Selasa, 08 September 2015

Dalam malam,
Berteman air mata perjalanan panjang..
Satu luka yang teramat dalam
Luka dari sebuah hujaman
Luka belati dari sebuah tikaman
Luka sebuah saksi perjalanan
Luka yang akan menjadi cerita
Saksi bisu sepanjang waktu,
Bekas kesakitan bak prasasti bisu..
Kesakitan yang kan membuat ku tegap berdiri,
Nanti, walau air mata basahi pipi..
Yang akan menuntun mengubah hidup lebih berarti..
Satu hal yang membawa pada angan di langit ke tujuh
Menjadikanku lebih baik di keadaan yang baru..

-edited by augie-
-original by Drine halemaha-
-09\09\2015

 

Selasa, 01 September 2015

hilangkan aku, Tuhan

agustus berakhir,
harus mulai beranjak melawan kepedihan,
baik dalam lukisan temaram,
jenuh didalam angan yang terus terbayang,

kasih hanyalah kasih,
sayang cumalah sayang,
berkawan dalam kecemasan,
melawan dalam ketakutan,

ruas sisi dalam hati beranjak pergi,
melamun dalam kirana hitam yang tiada bertepi,

hapus aku Tuhan,
biar janji tetap janji,
biar mimpi tetap mimpi,

gantikan aku dengan hal baru,
ubah nadi ku jadi kelabu,

biar asa ini hilang dalam sekejap mata,
butir tangis berbaur asa,
tersudut dalam ruang derita,
sampai tiada seorang pun terjaga,

aku kan hilang menemukan jiwa....

Minggu, 23 Agustus 2015

Sebelum masa lalu

Diary,
Aku memandang langit di malam hari ini,
Terpandamg suasana masa lampau,
Ketika aku belum seperti sekarang ini,
Nampak begitu berkilauan masa lalu,
Begitu berwarna sedalam kalbu,
Nampak bayang bayang keindahan dulu,
Yang tak pernah menyakitiku..

Sungguh tak pernah bisa tuk lupa masa itu,
Walau sempat aku gantikan dengan harapan lalu,
Namun ternyata tetaplah masa itu menyimpan kenangan manis di hidupku,
Yang mampu mengobati sakit hatiku...

-augie dan sebelum masa lalu-

Sabtu, 22 Agustus 2015

Untuk N

Diary,
Saat aku tertunduk, duduk merenung,
Dia datang menghiburku,
Jejali keceriaan,
Melupakan semua rasa pilu..

Tapi dia sebenarnya hanya menyapa,
Untuk meneruskan mimpi2,
Masa depannya masih panjang,
Aku tak mau menggangu sayap2 indahnya,
Yang pasti kan membaeanya menjadi dewi indah bidadari..

"mungkin, suatu saat nanti, kau kan temukan bahagia meaki tak bersamaku, bila nanti kau tak kembali, kenanglah aku sepanjang hidupku.. "

Rabu, 12 Agustus 2015

Dulu(puisi mantan)

Augie, cepat pulang..
Selimut itu dingin tanpa raga,
Tempat tidurmu tergeletak layu,
Sudut dimana kau menuang rindu,
Saat bertukar mesra diantara sendu,

Ingat saat seseorang menghiburmu,
Ketika muram durja dalam hatimu,
Terlalu singkat senyum ceria itu,
Terlalu lama kau mendekap pilu..

Kuingin peluk seorang mesra,
Lagi,
Kuingin genggam tangannya,
Lagi,

Sesaat ku ingin menangisinya,
Wahai sang rindu,

Sesaat aku membencinya,
Ketika aku hancur karena dirimu..

Dulu...

Minggu, 05 Juli 2015

Puisi sakit hati

Inilah resiko ku yang paling kutakutkan dulu,
Saat aku yakinkan diri akan pilihanku,
Atas dirinya yang selalu meminta ketulusan padaku..

Sebelumya ia selalu meminta ku akan yakin atas cintanya,
Dia tawarkan cinta sederhan yang diagungkannya.
Seperti cintanya bisa membalas ketulusanku,
Saat aku belum yakin akan pilihanku,
Namun,

Ternyata cinta itu sama saja,
Sama dengan cinta yang mengharap lebih daripada sederhana,
Akhirnya aku tahu jua,
Dari hal yang selalu dimintanya,
Permintaan yang membuatnya kecewa sendiri,
Terlalu egoialah dia,
Terlalu tega lah dia,
Saat dia buang satu ketulusan ini,
Saat aku sedang kesusahan ini,
Malah dia memaksaku untuk berlaku tak wajar,
Dan akhirnya dia berhasil...

Selamat untukmu kasih...

Kau berhasil menyingkirkan aku,
Aku yang mengecewakan ini,
Sebutlah aku yang buruk dimata keluarga dan temanmu,
Kau bilang itu karna perilaku diriku sendiri,
Benar...
Itu aku yang membuatnya begitu,
Tapi pernah kau berfikir kenapa aku begitu?

Itu karena sikapmu padaku,
Yang tak lagi mengenalku,
Kau sudah punya teman yang lebih menjagamu,
Kau sudah punya kekasih yang lebih memelukmu,

Kau sekarang tak butuh lagi orang sepertiku dulu,
Yang menghibur kesendirianmu,
Mendengar keluh kesah kesedihanmu,
Saat terpuruk dalam diam mu,

Itu yang pernah kulakukan dahulu,
Yang sekarang bagai coretan kertas memo yang terlupakan waktu,
Diganti oleh lembaran lembaranmu yang baru,
Yang akan menaruh duka mendalam akan sikapmu...

Sakit ini mungkin kan abadi,
Walau ku lupa akan wajah dan namamu,
Tapi pasti aku kan ingat betapa sakitnya peristiwa beberapa waktu lalu,
Saat aku diyakinkan seorang perempuan,
Yang meminta cinta dan ketulusan,
Dalam kasih dan kesederhanaan,

Dan aku sudah membuktikannya padamu,

Tapi inilah balasannya,
Bagi ketulusanku,
Cinta sederhanaku,
Yang engkau selalu minta dulu,

Kau mungkin berkelit karena keadaan dirimu,
Keadaan aku yang sekarang buruk dimata mu dan sekitarmu,
Tapi siapa yang buatku melakukan itu?
Karnamu sendiri...

Tuhan,
Terimakasih engkau mulai menghapuskan peristiwa2 manis itu,

Tuhan,
Lupakan aku tentang kerinduanku padanya,
Lupakan juga suaranya yang selalu membuatku merindukannya,
Lupakan perasaan nyaman itu dikala aku memeluknya,
Dan tuhan lupakan aku akan nama dan wajahnya ...


-augie-

Selasa, 16 Juni 2015

takkan

takkan lagi kasih
takkan lagi sayang,
takkan  lagi sakit,
takkan lagi perih,

kuat ku berlari,
tak kuat ku mengiringi,
lambat ku berjuang,
terlalu jauh harapan hilang,

ku fahami kenyataan,
aku gagal ditengah jalan,
kasih ku takkan jelas sampai,
ku tlah lama tergantikan...

ceritanya..

mungkin ku kan merindukan angin malam hari,
kan ku rindui jalanan sepi pengantar lelap tidurku,
setelah ku jajaki keceriaan saat bertemu,
sesosok indah jelita dalam hatiku,

kan jadikan dia pelita di kegelapan,
kan jadi harapan di tanah gersang,
imbuhan pelengkap dalam sebuah kalimat,
melodi pemanis sebuah ritme distorsi,

dia bagai hadiah dalam karunia Nya,
yang selalu mengantarku di lelap istirahatku..

namun kini dia pergi,
bersama seseorang yang membahagiakannya kini,

sungguh membahagiakan,
bahagialah kasih,
bahagialah cinta,
aku kan duduk manis tersenyum dalam airmata...

AKHIR BARU TERAKHIR

mungkin hanya dedaunan yang bisa berguguran di musim semi,
atau seorang hamba yang tertunduk lewat cermin dalam kamar gelapnya,
hadiah terakhir seorang bidadari hanyalah sebentuk keikhlasan,
dan hukuman bagi sang pujangga adalah kertas harapan yang berterbangan,

didalam lubuk yang paling dalam,
ada hidup ilalang keinginan,
bentuk lain hitam adalah kasihnya sayang,

hidupkan lagi sebuah genggam rasa itu,
kubuat hadiah manis untukku sendiri,
aku hibur hargadiri ini dalam relung esok pagi..

aku pamit untuk kesekian kali,
hidupmu adalah yang kucintai,
aku hanyalah sebersit kertas usang dalam waktu,
aku berhenti disini,
tangisan ini biar berceceran dalam jalanan malam,
aku kan lagi baru tuk berakhir disini,
biar ku hidup dalam duka yang bahagia lagi....

selamat malam bidadari,
waktu kan melupakanku,
walau aku diam menuggu,
aku harus berbalik malu,
akan begitu sayangnya diriku..

padamu....

Sabtu, 30 Mei 2015

Cermin

Ini mungkin yang terbaik,
Sudah salah aku menggengam hatinya,
Sekarang hatinya hancur..
Karena perlakuanku..

Beruntung aku masih dimaafkan kini,
Aku masih bisa melihatnya pergi,
Sosok bidadari terbang lagi,
Masih sama seperti dulu,
Semua fatal berasal dariku...

Mungkin aku harus benar berhenti,
Aku belum siap sama sekali..

Selasa, 19 Mei 2015

TERDIAM

Sekarang sudah kujelaskan semua padamu,
Walau tak lagi jadi satu,
Kau menginginkan suasana yang baru,
Tak lagi aku kan merayu,
Tinggal aku yang merasakan sisa kesalahanku..

Kembalilah sendiri aku
Di kedinginan sendu,
Melupakanmu,
Dengan cara mencari lagi sepertimu..

Minggu, 17 Mei 2015

doa ku..

tuhan...
bangunkan aku dalam mimpi ini,
aku tak ingin lagi menahan kepedihan ini,
pulihkan perasaanku dengan masa depan yang baik...

Kamis, 14 Mei 2015

Beri aku waktu

Jika ini memang jalan terbaik,
Mungkin tidak ada salahnya,
Jika aku ingin memenuhi pintanya,
Yang kemarin tak kupenuhi,untuknya..

Tuhan,
Beri aku kesempatan memenuhi ego nya,
Mungkin untuk terakhir kalinya,
Mungkin karena ia kan pergi kembali..

Tuhan,
Aku ingin dia disini,
Memberi cinta kasih sejati,
Dalam ruang rinduku ini..

Beri aku waktu sebentar lagi,
Agar aku bisa melihatnya tersenyum,
Walaupun yang terakihr kali,
Aku ingin melihat cerianya sekali lagi tuhan..
Sent from BlackBerry® on 3