pengunjung online

Kamis, 24 November 2011

tragedi

tragedi 

rasa penuh sesak di dada,
jiwa riang trukur gembira,
trlibas sebuah gertakkan rasa,
saat temuan di sana,
hilang sebuah kenangan asa,
juran terbelenggu raga,
lingkaran dosa tiada tara,
bersama tragedi yang terus kurasa,...

percikan jiwa

percikan jiwa


lama jika di rasa,
sudahi ingin sgalanya,
tuangkan panas jiwa membara,
dalam dada,
dalam asa,
cerah alangkah gembira jikalau kurasa,

iginnya begitu sahaja,
terus megerami indahnya hari depan,
kuasa tuhan seolah gempar
dengan hari ini,
begitu pelik 
begitu hampa,
rasa ini,
percikan jiw ini,,

ASA INI


 ASA INI

semua deru,
dalam langit2 tubuh ini,
menyingkap sebuah beban tak berasa,
samakah jika ku akhiri,
bedakah jika ku berdiri..

Sabtu, 05 November 2011

HAMPARAN INI

HAMPARAN INI



lama bila ku lupa..
hindari semua yang tiada terkira..
usah jua ku terlalu segan..
bahaya yang terus bersembunyi..
harapan kekal yang selalu di pegang..
tak terkira,
dan tiada duanya,
zaman yang tak kuasa tuk di bendung diri,
rasa sesak terus membayangi,
hamparan pelik hidup menghampiri,
takkan terulang dimasa kini..

tepi jalanan ini


tepi jalanan ini





jauh jauh hari,
melirik indah kemangi,
di tepian jalan ini,
tak kusangka sahabat merana,
bila ku tlah melewati,
sendu, seakan rindu,
gelap, seakan terlelap..
terasa indah saat kutatap,
terasa manis bila kuterlelap,
bayangan itu,
bayangan bahagiaku, temanku,

takkan terlupakan haru biru itu,
bersama kalian sejaman sendu,
saat semua berujung pilu,
saat nanti kalian kan melupakan aku,

keluh kesah mu,
kepadaku,
saat itu,
dimana kita dimasalalu...

saat ku tutup mata



SAAT KU TUTUP MATA



selama itu jua,
kupatuh,
kiranya kau begitu..
hina dunia ini,
tak terbalas darimu,
sapaan itu,
membuat belenggu...
sarjana riang menggambarkan penat,
seperti ku yang tak terjaring olehmu...
aku pada semua hidupku,
tertata hingga,
saat ku tutup mata,
kau tak jua rasa..
apa citarasa warnaku,
tak membuahkan rasa,
untukmu,
dirimu,
dari ku.....